Bagikan

Sebuah postingan di twitter ada sebuah positngan tentang sekelompok orang yang sedang melakukan kegiatan di sebuah hotel. Dalam kegiatan itu, pada saat waktu sholat datang para kelompok orang itu mencari tempat wudhu tapi tidak juga ditemukan. Pada akhirnya berpegang pada sebuah hukum fiqh bahwa air yang lebih dari dua kulah bersifat suci, jadilah para anggota tersebut berwudhu di sebuah kolam renang.

Mungkin banyak orang yg menganggap bahwa fiqih itu ribet dan banyak membatasi. Seperti contoh membayangkan harus bersuci dari najis dengan cara-cara dan ritual yang berbeda-beda sesuai dengan jenisnya, ditambah lagi alat untuk mensucikannya juga harus sesuai dengan najisnya. Beberapa orang menganggap hal demikian membuat ribet, sehingga ada saja yang beranggapan belajar fiqh itu sulit dan ribet.

Pandangan-pandangan demikian seharusnya difahami dengan tidak melihat dengan sempit, tapi juga bisa melihat dengan sudut pandang yang lebih luas. Fiqh nyatanya adalah hal yang bisa mempermudah semua halnya. Coba bayangkan jika kalian tidak menemukan kran air yang biasa kalian gunakan untuk wudhu, kalian akan sulit untuk berwudhu, kalian jelas akan kesulitan juga jika berwudhu di sebuah bak besar. Kalian juga akan susah mencari ait untuk wudhu dimana tanpa fiqh menjelaskan macam macam air yang bisa digunakan untuk wudhu.

Bayangkan saja jika kalian tidak tau bahwa kita tidak boleh berwudhu dengan air teh, apalagi dengan air yang mengandung soda. Coba kalian tidak kenal fiqh dan menggubakan air itu untuk berwudhu, niscaya ketika kalian sholat, akan banyak semut yang menjadi makmum di tubuh kalian.

Baca Juga  SEGARIS RAGU (Vol 1)

Jadi jangan berpikiran bahwa kita dipersulit oleh fiqh, justru fiqh yg memudahkan kita.

Bagikan