Bagikan

Siapa tak kenal dengan Pak Imam Nahrawi, Menteri Pemuda dan Olahraga yang telah sukses membawa nama Indonesia bertengger pada posisi 4 dibawah Korea dengan 31 Emas 24 Perak dan 43 perunggu. Siapa sangka menteri yang sangat enerjik ini adalah seorang alumni pesantren atau santri. Beliau merupakan Alumni Pondok Pesantren Al Kholiliyah An-Nuroniyah, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur. sebagai sorang santri, kita harus bisa meneladani MENPORA satu ini.

Bapak Imam Nahrawi yang memiliki nama lengkap Dr. (HC) H. Imam Nahrawi, S.Ag., M.KP ini lahir di Bangkalan, Jawa Timur, 8 Juli 1973 dan menghabiskan masa pesantrennya di masa-masa putih abu-abu khas pesantren sebelum akhirnya menyelam ke dunia perkuliahan di UIN Sunan Ampel Malang dan mengambil master di Universitas Padjajaran Bandung.

Sosok Imam Nahrawi muda Saat menempuh pendidikan di bangku kuliah sangat aktif dalam kegiatan organisasi, seperti menjadi Senat Mahasiswa Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel Surabaya 1994-1995 dan aktif sebagai bagian dari Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) bahkan pada tahun 2017, Imam Nahrawi mendapatkan gelar Doktor Honoris Causa dari UIN Sunan Ampel Surabaya.

Imam Nahrawi memulai karier politiknya dalam Partai Kebangkitan Bangsa, dan terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat 2 periode: periode 2004–2009 dan 2009–2014 daerah pilihan Jawa Timur. Imam berada di Komisi VII DPR yang betanggung jawab dalam bidang agama, sosial, dan pemberdayaan perempuan, Pada Partai Kebangkitan Bangsa sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai sampai pada Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla menjabat sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga yang dilantik pada 27 Oktober 2014.

Baca Juga  NING LANA #1

Sebagai seorang santri yang menjabat sebagai menteri pemuda dan olah raga, Imam Nahrawi mempunyai program-program yang diperuntukan bagi para santri di seluruh Indonesia. Salah satu program yang sangat dikenal dan ditunggu-tunggu adalah program Liga Santri Nasional yang diikuti oleh beberapa pesantren di berbagai daerah. Imam Nahrawi berharap akan muncul bibit unggul dalam dunia sepak bola dari dunia santri.

“Pondok Pesantren yang mengantarkan saya sampai seperti saat ini. Saya telah membentuk liga santri agar kita dapat menemukan atlit atlit dari pesantren. Di pesantren akan membentuk santri yang berkarakter dan beretika yang baik dalam meningkatkan mutu pendidikan yang sesuai harapan kita semua,” kata Mempora Imam Nahrawi kepada hadirin dalam sebuah acara di salah satu pesantren. Memang kita patut meneladani Menpora satu ini.

“Saya harapkan seluruh para santri sebagai generasi muda tumpuan bangsa ini tidak lupa berperan aktif dalam kegiatan olahraga dalam menjaga kesehatan,” imbuhnya berharap. Menteri pemuda dan olahraga ini juga sering sekali melakukan kunjungan-kunjungan ke pesantren-pesantren yang ada di Indonesia dan tak jarang meninjau beberapa fasilitas olahraga di pesantren yang dikunjunginya.

Imam Nahrawi adalah sosok menteri yang tidak lupa akan asal-usulnya di pesantren, dalam posisinya di kenegaraan tetap memberikan sumbangsih dalam pengembangan dunia pesantren. Prestasi-prestasi yang diukirkan bahkan mencatatkan sejarah. Tak sedikit yang berharap Pak Imam Nahrawi kembali menjadi Menpora di Kabinet yang akan datang. Sebagai seorang santri mari kita meneladani Menpora satu ini.

Bagikan