Alasantri
Panduan Mengaji di Masa Pandemi

Panduan Mengaji di Masa Pandemi

Sudah masuk bulan ke-3 negara kita dan seluruh dunia diberi cobaan berupa adanya virus Corona atau COVID-19 yang merenggut banyak nyawa dan mengganggu stabilitas negara maupun kehidupan masyarakat pada umumnya. Pesantren juga menjadi lembaga yang terdampak dari adanya pandemi tersebut, alhasil beberapa pengajian harus berinovasi menyesuaikan keadaan agar bisa tetap dilaksanakan. Berikut adalah panduan untuk para santri agar tetap melaksanakan kewajiban ngaji di dalam masa pandemi ini. di masa sulit seperti ini dimana berkerumun adalah hal yang dilarang, beberapa Pesantren juga meliburkan serta memulangkan para santrinya ke rumah masing-masing, maka perlu langkah-langkah khusus untuk bisa menjaga ritme mengaji para santri meski dari jarak yang berjauhan dan waktu yang tidak terkendali namun tetap bisa fokus dan juga optimal.

  1. Cari platform

Ketahui platform ngaji yang disediakan oleh pesantren atau lembaga pendidikan masing-masing. Kita tahu dalam menghadapi pandemi ini, pesantren berinovasi dengan cara menghadirkan pengajian-pengajian yang tadinya ada di majelis, masjid, kelas, dan asrama ke ruang ruang-ruang di dunia maya di berbagai platform. Ada yang di Instagram, YouTube, Facebook, maupun beberapa media teleconference yang sedang booming saat ini. Pastikan para santri mengetahui di platform mana Pengajian Pesantren mereka tersedia? Pastikan juga Channel atau akun resmi dari pesantren mereka ketahui.

  1. Pastikan waktu siaran. 
Baca Juga  TIPE-TIPE KARAKTER SANTRI (PART II)

Setiap pesantren punya jadwal tersendiri dalam menyelenggarakan pengajian online ada yang di malam hari setelah tarawih ada juga yang sehabis subuh Ada pula yang di siang hari, kita harus pastikan betul Kita mencatat kapan pengajian yang akan kita ikuti itu akan diselenggarakan. Meski demikian, beberapa platform menyimpan hasil live stream menjadi video-video yang bisa kita tonton Meskipun tidak pada waktu yang dijadwalkan, bahkan kita bisa mengunduhnya dan sewaktu-waktu kita bisa memutarnya.

  1. Persiapkan kitab dan buku catatan. 

Meskipun ini merupakan ngaji online, tapi kita juga harus tetap menyiapkan kitab untuk ikut melihat apa yang disampaikan oleh Ustad atau Kiai yang menyampaikan materi. Kita juga bisa tetap memaknai kitab yang dibacakan yang nantinya bisa menjadi di catatan kita. Kita juga perlu menyiapkan buku catatan agar poin-poin tambahan berupa nasihat, cerita, hadis, maupun catatan-catatan pelajaran lainnya yang bisa menjadi inti ataupun hal penting yang akan berguna di kemudian hari. Perlu buku-buku khusus misalnya satu buku catatan untuk satu pengajian yang kita ikuti agar catatan kita rapi dan materi tidak saling tertukar antara 1 pengajian dengan pengajian.

  1. Aktif pada sesi tanya jawab

Kelebihan dari ngaji online adalah adanya sesi tanya jawab baik secara langsung maupun mengirim pertanyaan terlebih dahulu kemudian dijawab pada sesi ngaji yang mana hal ini sangat positif dan bermanfaat. Para santri seharusnya bisa memanfaatkan kesempatan ini tidak hanya untuk bertanya tapi juga agar bisa lebih dikenal oleh Kyai atau Ustadz. hehehehe)

  1. Resume dan berbagi. 
Baca Juga  Literasi Digital Menginspirasi Pendidikan¬†

Nah, ini nih yang merupakan budaya baru dan baik dan mimin masukan dalam salah satu Panduan Mengaji di Masa Pandemi. yang kelima ini selain untuk lebih mematangkan materi yang didapatkan dengan cara membuat resume atau ringkasan, Kita juga bisa berbagi hasil mengaji kita kepada teman-teman kita melalui media sosial yang kita miliki. Tidak perlu takut salah ataupun takut mendapatkan kritik, justru orang-orang akan melihat itu dan akan memberikan pandangan terhadap materi yang kita sampaikan. Jika ada yang menyalahkan, bisa menjadi introspeksi maupun koreksi terhadap apa yang kita sampaikan dengan apa yang kita dapatkan dari ngaji. Dengan begitu, materi yang kita dapatkan bisa teruji dengan masukan dan saran dari orang-orang lain. 

Demikianlah saran dari admin tentang mengaji di masa pandemi. Meski di rumah tapi tetap amanah karena Santri sudah kewajibannya mengaji walau bagaimanapun keadaannya. Yuk cari jadwal ngajimu.

Bagikan

Tinggalkan Balasan