Bagikan

 

Kisah tentang siapa di balik satir memang selalu menjadi kenangan. Jadi begini, setiap malam kami ngaji bandongan, kebetulan santri putra dan putri ngajinya dalam satu majlis yang sama, namun selalu disekat dengan jejeran satir  memanjang dan menjulang. Dengan maksud, ada hijab di antara keduanya. Namun ustadznya tetap berinteraksi dengan santriwan dan santriwati secara bersamaan. Terkadang pun kami sebagai santriwati di sebelah kanan satir pada kepo, siapa di balik satir? Apa mungkin di balik satir itu jodohku? (haduh, apa ini kok ngomongin jodoh xD, kan siapa tahu)

Selalu ada santriwati idola, yang punya pengagum rahasia. Benar tidak? Pasti sudah tidak asing dengan kisah yang seperti ini, entah karena kelebihan apa yang dipunyai oleh seorang santriwati itu. pasti ada. Lagi-lagi cerita di balik satir. Malam itu, sambil menunggu kyai datang kami semua santriwan dan santriwati sudah berkumpul di aula. Tiba-tiba ada surat  terlempar dari balik satir. Surat kertas sobekan kecil bertuliskan : “mbak Aassalamu’alaikum, dapet salam mbak”. santriwati yang dapat surat disebutkan namanya itu pun bingung “siapa di balik satir?”

Terkadang pun ada surat kaleng dari santriwan yang caper. Sosok misterius itu selalu muncul, entah dengan orang yang sama atau berbeda. Setauku tulisan itu beda, namun khas tulisan santri putra yang tak secantik tulisan santri putri. (hehe yaiyalah kalau putra ya ganteng).

Cerita selanjutnya, seringkali ketika Kyai sedang menerangkan kitab, tiba-tiba ada santriwan ketiduran,dibangunkan kyainya dengan diguyoni, tanpa menyebutkan nama. Tanpa kita tahu siapa yang sedang ketiduran dan menjadi guyonan semajlis itu, santriwati pun ikut tertawa, padahal juga tidak tahu itu siapa. Lagi-lagi pertanyaan yang muncul dari para santriwati “siapa ya?” (haha kepo mbak).

Selalu ada cerita tentang siapa di balik satir. Selalu menjadi sosok misterius, siapa yang suka dibuat guyonan pak kyai, siapa yang kadang melempar surat, siapa yang tertawanya sekian rupa, siapa yang dan lain-lain bentuknya.

Baca Juga  Segaris Ragu (Vol 9)

Hayo siapa yang rindu kisah di balik satir? Ada kan? (Lrz)

 

Bagikan