Bagikan

Siapa santri yang belum kenal sama Abang Dzawin Nur Ikram? Bujang yang kerap disapa Bang Dzawin ini ternyata lulusan pesantren juga, lho. Komika lulusan Stand Up Comedy Indonesia 4 ini ternyata sudah pernah menempuh hidup selama enam tahun di Pesantren La tansa Banten sejak Madrasah Tsanawiyah. Pantas saja materi stand up comedy yang dia bawakan seringkali mengangkat tema daily anak pesantren.

Ciri khasnya dalam membawakan materi stand up adalah dengan gayanya yang energic, tempo bicara cepat namun tetap dapat dipahami oleh penonton. Tidak berhenti menjadi peraih juara tiga dalam ajang SUCA 4, Dzawin juga mengikuti kompetisi komedi terbesar di Malaysia, dalam ajang Maharaja Lawak Mega tersebut ia berhasil mengharumkan nama Indonesia dengan meraih juara ketiga.

Abang kelahiran Bogor, 22 Agustus 1991 ini sangat bangga sekali mengakui bahwa dia adalah alumni pesantren. Dzawin juga seringkali mendapat undangan show di acara pondok pesantren. Salah satunya baru-baru ini, Dzawin tampil dalam acara Malam Kebudayaan dalam rangka Hari Santri Nasional 2018. Memang sudah seharusnya para lulusan pesantren berbangga bahwa dia adalah seorang santri. Pesantren selalu berhasil mencetak santri-santri berprestasi dalam bidang akademik maupun non akademik.

“Kalau semua orang lulusan pesantren jadi kyai atau ustadz, lalu yang mau dakwah di bar-bar itu siapa? Orang-orang seperti mereka memang malah yang seharusnya diberikan informasi mengenai agama, bukan malah dibiarkan dan ditinggalkan”, ungkap Dzawin menjelaskan misi dakwahnya dengan cara menekuni hobi dan pekerjaan sebagai komika atau pelawak tunggal Indonesia. Saat ini ia juga menempuh studinya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Baca Juga  SANTRI MENELADANI MENPORA

Nah, masih ada yang ragu kah nanti ke depannya santri mau jadi apa? Santri bebas memilih dan mengembangkan hobi dan passion masing-masing, lho.

Bagikan