Bagikan

Asian games yang diadakan di Jakarta dan Palembang tahun ini rupanya membawa banyak momen dan berkah tersendiri bagi bangsa Indonesia. Selain sebagai tuan rumah dari perhelatan olah raga akbar ini, banyak sekali hal-hal positif yang terjadi dan berimpas kepada masyarakat Indonesia. Ditengah gentingnya menjelang pemilihan presiden di tahun 2019 nanti, Indonesia sangat diuntungkan dengan adanya Asian games ini.

Dari mulai opening ceremony yang sangat megah dan fantastis membuat banyak mata dunia tertuju kepada Indonesia, sebuah negara berkembang yang mencoba membuat trobosan terbaru dengan menghelat sebuah opening ceremony yang berkelas dunia, bahkan digadang-gadang lebih meriah dibandingkan opening ceremony perhelatan worldcup 2018 yang lalu di Moscow, Rusia.

Kabar menggembirakan juga datang dari beberapa atlet kita yang tidak disangka bisa memberikan torehan sangat luar biasa. Hingga tulisan ini dibuat, sudah ada 30 medali emas yang didapatkan oleh atlet Indonesia, Pancak silat merupakan penyumbang terbanyak emas yang ada. Selain itu, drama pertandingan bulu tangkis telah sukses membuat banyak masyarkat Indonesia peduli dengan olah raga yang dari dulu menjadi sebauh kebanggan negara ini. masyarakat sempat dibuat berdebar-debar menyaksikan drama-drama relli panjang set-demi-set yang mengkhawatirkan meski akhirnya Indonesia berhasil mendatkan beberapa medali meski harus berbagi beberapa medali dengan negara lain seperti China. Namun yang perlu diambil hikmahnya adalah semua orang berteriak “wah…wah” kala Jojo memberikan pukulan smash atau Kevin dan Gideon (Minions) melakukan manuver kepada lawan dan berakhir dengan tepuk tangan yang bergemuruh kala shuttlecock berhasil masuk ke daerah pertahanan lawan. Sungguh permainan yang sangat menyatukan.

Baca Juga  Serbi-Serbi Halalbihalal Alasantri

Hal yang sangat menarik diperbincangkan baru-baru ini adalah dari ajang pencak silat yang telah sukses menyumbang banyak emas bagi tanah air. Namun bukan persoalan banyak emas yang diraih ternyata yang menjadi barang perbincangan, melainkan momen yang mempertemukan Bapak Presiden Joko Widodo (Jokowi) dengan Bapak Prabowo Subianto sebagai ketua ikatan pencak silat nasional yang juga merupakan calon presiden yang maju bersaing dengan bapak Jokowi. Sebuah potret menjadi viral kala seorang atlet Indonesia yang menjadi juara kemudian membawa bendera Indonesia memutari lapangan dan kemudian menghampiri presiden dan Prabowo kemudian memeluk keduanya seolah keduanyaaa adalah orangtunya sendiri.

Sebuah pemandangan yang sangat mahal di saat para pendukung saling memamerkan dari masing-masing kelebihan calonnya, dan menunjukkan masing-masing kejelekan dari lawannya, foto ini sukses membuat redaman yang sangat kuat bagi gejolak kegaduhan di tanah air. Meski tidak akan berselang lama, setidaknya ada resonansi kebaikan yang ditunjukan dan disebarkan untuk kemudian diikuti dengan hal-hal positif lainnya yang menjadi viral. Tidak melulu hal buruk yang viral dan menjadi konsumsi public secara bebas dan lepas, kita juga perlu berita positif yang menyebar dengan sangat baik. Yang tidak kalah penting dari itu semua adalah sikap netizen Indonesia yang selalu aktif dengan media sosial mereka untuk tidak berhenti me-retweet, repost, republish, reannounce, dan share berita-berita baik kepada orang lain sehingga berita baik meresonansi dengan baik.

Baca Juga  Memaknai Kata Santri

 

source image:https://www.instagram.com/p/BnD7MK8hSdl/?taken-by=harimerdeka

Bagikan